Akar Radikalisme Di Indonesia Bag6

Berbagai kelompok tadi, menurut Laksamana Sudomo, mempunyai tujuan politis jangka panjang sama dengan DI/TII, yakni mendirikan negara Islam. ”Pendirian pemerintah jelas,” katanya. ”Kami pisahkan masalah agama dengan oknum-oknum penganut agama yang telah sesat melakukan tindakan kekerasan yang justru bertentangan dengan ajaran agama dan hukum.” Hampir semua ulama yang diundang Sudomo keberatan penggunaan istilah Komando Jihad. Kepada pers, Sudomo mengakui, beberapa tokoh eks DI/TII pada 1971 memang dibina Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin). Tujuannya mengarahkan mereka supaya baik dan dikaitkan juga dengan pemilihan umum. ”Tapi, kalau dilihat dari perbuatan mereka pada 1976, jelas itu sudah out of hands dan di luar pengetahuan Bakin,” ujarnya.

Mengenakan Pakaian Ketat, Amankah? Bag3

TPS umumnya terjadi karena pemakaian celana yang terlalu ketat, baik celana dalam maupun celana panjang. Bila dibiarkan, TPS bisa mengarah pada DVT(deep vein thrombosis), yaitu penyakit akibat terhambatnya aliran darah ke kaki karena celana yang terlalu ketat, sehingga terjadi penggumpalan darah di kaki.

Baca juga : Kerja di Jerman

Kondisi ini membuat penderita kesulitan berjalan atau mati rasa di kaki. Nah, Mama, itulah sejumlah risiko yang akan dialami jika mamil menggunakan pakaian/celana terlalu ketat. Apa gunanya tampil modis dan gaya kalau hanya akan membahayakan diri kita dan si buah hati di kandungan, ya, Ma. 3ercaya, deh, meski tanpa busana ketat, mamil tetap bisa tampil modis dan cantik, kok!

Aturan Berpakaian untuk Mamil

Inilah saatnya Mama mulai mencari pakaian yang nyaman untuk dikenakan, mengingat kehamilan akan semakin besar nantinya. Tak seperti dulu, kini sudah banyak pilihan baju hamil dengan bermacam gaya, sehingga mamil punya lebih banyak pilihan baju yang tak hanya terlihat modis, namun juga aman dan nyaman. U Kenakan pakaian berbahan katun atau kaus yang mudah menyerap keringat dan pilih ukuran yang terasa sedikit longgar pada kulit. Ini akan menghindari “terkurungnya” keringat yang memicu lembap dan meningkatkan pertumbuhan jamur.

Pakaian tidak menekan perut. Kalau ukurannya pas, pastikan pakaian tidak memberi tekanan pada bagian tubuh mana pun, terutama dada, perut, dan kaki. U 8ntuk celana, pilihlah yang berjenis maternity briefs (menutupi perut sampai di atas pusar) atau bikini line (celana yang dikenakan di bawah pusar atau pada garis perut bawah).

Bila selama hamil mudah gerah, Mama bisa mengenakan pakaian tanpa lengan atau berlengan besar agar udara lebih mudah masuk. U Bila Mama mengenakan pakaian hijab, hindari pakaian bertumpuk. 8sahakan hanya mengenakan tiga potong untuk menghindari gerah dan lembap, yaitu jilbab, atasan, dan bawahan.

Mengenakan celana dalam khusus mamil mulai usia kehamilan memasuki minggu ke-16 dan pilihlah bra dengan ukuran satu nomor lebih besar agar sirkulasi udara di sekitar dada menjadi lancar dan tak memicu timbulnya sesak. Hmmm… memilih pakaian yang tepat, ternyata sama pentingnya dengan memilih makanan yang sehat, ya, Ma. Semua demi kesehatan Mama dan si buah hati di dalam kandungan.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Dakwaan Untuk Mantan Presiden Da Silva Bag2

Selain Da Silva, hampir 40 politikus dan pebisnis ditangkap sehubungan dengan skema korupsi Petrobras sejak 2014. Tuduhan ini menyusul penyelidikan yang menyatakan Da Silva dan istrinya, Marisa Leticia, memiliki sebuah griya tawang atau unit hunian mewah di lantai teratas apartemen di kawasan resor pantai Guaruja. Griya tawang senilai US$ 1,1 juta itu diduga dibangun oleh sebuah perusahaan konstruksi yang terlibat dalam skandal korupsi di Petrobras.

Perusahaan konstruksi raksasa bernama OAS itu telah mendapat keuntungan selama Da Silva menjabat presiden. OAS mendapat kontrak kerja sama dengan Petrobras yang diduga terwujud dengan menyuap pria 70 tahun itu hingga US$ 26 juta. Da Silva membantah memiliki griya tawang tersebut dan mengatakan kasus ini sepenuhnya bermotif politik.

ASUS X99-DELUXE dan FIN888

ASUS X99-DELUXE dan FIN888 – Dibandingkan motherboard seri X99-A, motherboard ini sekilas terlihat hampir sama. Ini dikarenakan tema warna yang digunakan sama-sama mengusung konsep hitam dan putih serta sedikit garis biru. Bahkan sepintas motherboard ini terlihat seperti sebuah robot anime Jepang dikarenakan desain cover heatsink dan cover I/O port pada bagian belakang. Motherbord ini memiliki dua buah heatpipe. Pertama di area southbridge, kemudian heatpipe kedua berada di area VRM di atas prosesor yang berujung di I/O port.

Dengan desain sedemikian rupa ASUS berharap pendingin di area VRM akan lebih optimal dikarenakan heatsink pada I/O port terlihat menonjol keluar. Sehingga dapat kontak langsung dengan udara di luar casing. Pengguna yang banyak menggunakan peripheral berbasiskan interface USB 3.0 akan dimanjakan dengan hadirnya 10 port USB 3.0 pada bagian belakang motherboard, serta dua buah port USB 2.0 yang biasa masih digunakan untuk mouse dan keyboard pada umumnya. Port USB 3.0 tersebut ditangani oleh ASMedia USB 3.0 controller.

Sedangkan chipset X99 menangani 4 port USB 3.0 tambahan via front panel. Hal yang unik adalah penempatan konektor untuk storage berbasiskan inferface M.2, di mana penempatan storage M.2 untuk motherboard ini terpasang vertikal. Namun pengguna tidak perlu khawatir. Dikarenakan ASUS menyertakan penopang untuk pemasangan storage M.2 tersebut. Lalu bagaimana misalkan pengguna motherboard ini berencana memasang dua buah SSD M.2?

ASUS memberikan solusi dengan menyertakan sebuah card ekspansi M.2 via PCIe. Layaknya seri Deluxe sebelumnya, ASUS menambahkan Wi-Fi built-in dengan detachable magnetic antenna yang unik yang sudah mendukung standar 802.11ac dan dual band dengan kecepatan hingga 1300 Mbps. Bluetooth 4.0 juga tersedia. Yang membedakan dari motherboard lainnya adalah ASUS menyertakan juga sebuah Fan Extension Card untuk memasang fan tambahan yang dapat dikontrol melalui BIOS maupun software AiSuite. Paket penjualan X99-Deluxe bukan yang terlengkap, namun cukup dapat diandalkan. Di antaranya slot M.2 tambahan (via PCIe), bracket untuk M.2 yang terpasang vertikal dan power hub untuk fan.

Sumber : https://net89.net/

 

Pudar Wangi Pierre Cardin Bag4

Pada awal Maret 2015, Pierre Cardin menggugat Alexander di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Dalam gugatannya, Pierre Cardin menggunakan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Merek. Ludiyanto menuding Alexander sengaja mendompleng ketenaran Pierre Cardin untuk mencari untung. ”Ada iktikad tidak baik tergugat yang mencari untung dengan mencatut nama klien kami,” kata Ludiyanto. Faktor ”terkenal” menjadi argumen utama gugatan Pierre Cardin.

Perusahaan mode yang berdiri pada 1950 di Paris itu sudah mendapat hak paten dari sekitar 50 negara. Di Indonesia, Pierre Cardin juga sudah memegang hak paten untuk 14 jenis barang, seperti baju, ikat pinggang, dan dompet. Di persidangan, kubu Alexander membela diri bahwa mereka tak menyalahi prosedur ketika menjual barang dengan merek ”Pierre Cardin”.

Bukan Sekadar Wi-Fi Extender Biasa ala NET89

Bukan Sekadar Wi-Fi Extender Biasa ala NET89 – Pernahkah Anda lupa mematikan pe ralatan elektronik di rumah padahal – Anda sudah setengah jalan menuju kantor dan terjebak dalam kemacetan? Mungkin sebagian besar dari Anda pernah mengalaminya. Jika istri Anda selalu berada di rumah atau seandainya Anda menggunakan jasa babysitter atau seorang pembantu rumah tangga tentu masalahnya akan sangat mudah diatasi. Cukup telepon kerumah dan minta yang bersangkutan mematikan peralatan elektronik tersebut.

Tapi bagaimana jika tidak ada seorang pun di rumah? Edimax memiliki solusi untuk permasalahan seperti itu. Anda bisa meninggalkan rumah dengan nyaman tanpa harus khawatir peralatan sudah dalam kondisi mati atau masih menyala. Edimax, salah satu produsen perangkat networking yang berbasis di Taiwan ini, memiliki banyak perangkat hebat yang memberikan solusi untuk problem seperti di atas. Edimax Smart Plug SP-1101W, sebuah Wi-Fi Extender dengan desain powerplug dilengkapi dengan feature hebat untuk mengontrol peralatan elektronik Anda. Yang anda butuhkan hanyalah koneksi Wi-Fi yang menghubungkan produk ini dengan jaringan Internet dirumah.

Dengan Edimax SP-1101W ini Anda bisa mematikan peralatan elektronik dirumah dengan menggunakan perangkat pintar. Untuk lebih mudahnya lagi Anda juga bisa membuat jadwal otomatis untuk perangkat-perangkat elektronik dirumah agar bisa menyala dan mati secara otomatis mengikuti jadwal yang Anda buat. Di samping itu semua aktifitas yang terjadi pada Edimax SP-1101W bisa Anda kontrol melalui notifikasi email yang dikirimkan langsung ke email Anda. Hal ini jelas menawarkan berbagai macam kemudahan dan memberikan solusi untuk menambah tingkat efisiensi penggunaan biaya listrik setiap bulannya.

Perangkat ini menjadi solusi menarik bagi Anda yang sedang mengembangkan smarthome. Spesifikasi produsen: edimax info: www.edimax.com harga: rp 858.000 distributor: edimax teknologi indonesia telepon: 021 6231 2991 data teknis frequency band: 2.4ghz wireless: ieee 802.11b/g/n up to 150mbps security: wep, wpa, wpa2, wps coverage: up to 10m weight: 184g dimension: 105(h) x 64(w) x 60(l) mm bobot: 2,1 kg paket penjualan smart plug switch, quick installation guide, cd with multi-language, qig and user manual + instalasi mudah menggunakan smartphone/ tabet + kontrol manual atau schedule – n/a

Sumber : net89.net

Bahasa Gado-Gado Bag4

Problemnya bisa karena nama ini tak kunjung akrab di telinga pengguna bahasa Indonesia atau karena kata ini sudah punya padanan yang tepat dalam bahasa Indonesia, yakni ”mencari” dan ”menolong”. Sebelum Megawati menyentil, majalah anak-anak Si Kuntjung sesungguhnya sudah mencoba mengenalkan istilah yang lebih ”lokal”, yakni ”rilong”, akronim dari ”pencarian dan pertolongan”, sejak 1976. Maka, jika Basarnas ingin mencari padanannya, sesungguhnya bisa dipakai Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional, yang disingkat Barilongnas atau Bacarnas jika ingin sedikit mempertahankan akronim lama.

Barangkali karena Basarnas ingin mempertahankan nama asli dengan mencantumkan frasa search and rescue (SAR). Nama ini dipakai secara internasional sehingga singkatan ”sar” seolaholah menjadi kata yang telah merasuk dalam ingatan kolektif setiap orang dengan merujuk pada arti ”mencari dan menolong”.

Mama dan Me Time Bag4

Kerja, lo, ya, bukan buka laptop tapi browsing shopping online, atau kelamaan berinteraksi dengan media sosial. Ini pen ting karena kalau bisa bekerja efektif di kantor, kita enggak perlu bawa kerjaan kantor ke rumah dan enggak kepikiran pekerjaan yang belum selesai.” Mama Ayu (38) yang baru saja memutuskan untuk berhenti bekerja kantoran dan menjadi full time mom, me ngatakan, menyeimbangkan waktu antara diri sendiri dan kebutuhan anakanak itu butuh perjuangan.

Baca juga : toefl ibt jakarta

“Berat memang, apalagi saya masih punya satu anak balita di rumah, tapi ini sudah menjadi komitmen dan kesepakatan antara saya dan suami. Jadi sebisa mungkin saya harus mampu menyeimbangkan kebutuhan anak-anak, suami, dan urusan rumah tangga deh. Kalau buat saya, intinya sebenarnya pekerjaan rumah tangga itu dikerjain bareng-bareng, berbagi dengan semua anggota keluarga. Misal, si ayah mencuci baju, anak yang sudah besar, ‘izzan (12) dan Fali (9), bantuin cuci piring, sementara yang paling kecil, Rania (3) membereskan mainan setelah main.

Di saat yang sama, saya memasak di dapur. Nah, dengan begini pekerjaan rumah enggak terlalu melelahkan dan bikin bosen. Oh, ya, saya juga selalu membuat jadwal tak tertulis mengena hal-hal yang harus dikerjakan sejak dari bangun tidur sampai mau tidur malam. Jadwal ini berguna banget.” Bagaimana dengan Mama sendiri? Apakah sudah menemukan cara untuk bisa menikmati me time yang manfaatnya tidak main-main?

Mulailah dari rasa percaya diri untuk menghapus rasa bersalah tersebut kepada siapa pun. Hanya dengan begitu Mama bisa mendapatkan manfaatnya. Buktikan saja sendiri! Ibu rumah tangga ternyata hanya punya waktu 17 menit untuk dirinya sendiri dalam sehari! BERANI TAMPIL “Carleen adalah tipe anak yang tidak suka dibawelin. Suatu hari saya mengikutkannya lomba fashion show untuk pertama kalinya. Saat itu dengan bawelnya, aku pesan ke anakku, ‘Lihat, ya, Nak, nanti jalannya seperti itu, yaa….’ Dengan singkat, anakku menjawab, ‘Iyaa, Mami…!!’ Aku yang khawatir dan resah saat ia akan tampil, eh, ternyata berubah menjadi bangga, karena anakku mampu dan berani berjalan di depan banyak orang.”

Sumber : https://pascal-edu.com/

 

Cemas Bag3

Maka bisa dikatakan yang membuat kita layak takut bukanlah ketidaksabaran, melainkan kecemasan terhadap yang tak pasti. Tapi jika ditelaah lebih jauh, yang sesungguhnya membuat takut adalah kecemasan itu sendiri. Dan jika kita usut lebih lanjut dari mana datangnya kecemasan itu—kecemasan dalam beriman, dalam memegang teguh sebuah kepercayaan atau ideologi—kita akan menjumpai sebuah pemicu: ”nafsu kemurnian”. Terutama dalam diri orang-orang yang merasa di pihak kebajikan dan punya alasan untuk meniadakan apa saja yang ”tidak bajik” atau cemar. Tak sabar, mereka akan melakukan ”pembersihan” dengan kebengisan tertentu. Sejarah mencatat bahwa ”pembersihan” pernah diberi nama yang seram dalam Revolusi Prancis di akhir abad ke-18: ”teror”.

Jangan Cuma Melarang Anak

Saat anak terjatuh atau terluka dalam insiden kecil ketika bermain atau beraktivitas, sebagian besar orangtua pasti akan berkata, “Jangan lakukan lagi, ya!” Ternyata, menurut studi dari University of Iowa, orangtua sebaiknya tidak hanya berhenti pada larangan saja.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

“Orangtua perlu berbicara pada anak tentang kejadian tersebut, mengapa hal itu bisa berbahaya apabila dilakukan, dan mengapa dia sebaiknya tidak mengulangi hal itu lagi,” kata Jodie Plumert, salah satu peneliti studi ini, yang merupakan profesor di Department of Psychological and Brain Sciences, University of Iowa. Jika anak masih kecil, jelaskan secara lebih sederhana dengan bahasa yang dapat dipahaminya.

Fast Food Pengaruhi Pertumbuhan Tulang

Studi di jurnal Osteoporosis International memperlihatkan, banyaknya restoran cepat saji di lingkungan tempat tinggal seseorang berkaitan dengan rendahnya kepadatan mineral tulang pada anak. Hal sebaliknya ditemukan pada anak-anak yang tinggal di perumahan yang dikelilingi oleh banyak toko bahan makanan sehat.

Dari riset ini, para peneliti berkesimpulan, lingkungan tempat tinggal yang penuh dengan makanan sehat dapat membantu mengoptimalkan pertumbuhan tulang anak. Saat ini, di sebagian daerah di Inggris telah diberlakukan aturan yang tidak mengizinkan berdirinya gerai makanan cepat saji dalam radius 400 meter dari sekolah. Di negeri kita sendiri mungkin belum ada aturan seperti ini, namun setidaknya mama bisa memulainya dengan tidak membiasakan si kecil terlalu banyak makan fast food.

Si Sulung Lebih Berisiko Berkacamata?

Menurut riset yang dimuat di jurnal JAMA Opthalmology, gangguan rabun jauh pada usia anak dapat dipengaruhi oleh faktor genetik, waktu bermain di luar ruangan yang kurang, serta terlalu banyak membaca dan menulis. Selain itu, kurangnya dukungan orangtua terhadap anak pertama juga ikut berpengaruh.

Misalnya, kurangnya penyediaan lingkungan dengan penerangan yang baik bagi anak atau jadwal aktivitas yang kurang memadai, seperti membiarkan anak berlama-lama main game. Akibatnya, si sulung lebih berisiko memakai kacamata, bahkan pada usia lebih muda. Hal ini biasanya akan berubah saat memiliki anak kedua dan selanjutnya, karena orangtua sudah belajar dari pengalaman dengan anak pertama.

Sumber : https://ausbildung.co.id/