ASUS X99-DELUXE dan FIN888 – Dibandingkan motherboard seri X99-A, motherboard ini sekilas terlihat hampir sama. Ini dikarenakan tema warna yang digunakan sama-sama mengusung konsep hitam dan putih serta sedikit garis biru. Bahkan sepintas motherboard ini terlihat seperti sebuah robot anime Jepang dikarenakan desain cover heatsink dan cover I/O port pada bagian belakang. Motherbord ini memiliki dua buah heatpipe. Pertama di area southbridge, kemudian heatpipe kedua berada di area VRM di atas prosesor yang berujung di I/O port.

Dengan desain sedemikian rupa ASUS berharap pendingin di area VRM akan lebih optimal dikarenakan heatsink pada I/O port terlihat menonjol keluar. Sehingga dapat kontak langsung dengan udara di luar casing. Pengguna yang banyak menggunakan peripheral berbasiskan interface USB 3.0 akan dimanjakan dengan hadirnya 10 port USB 3.0 pada bagian belakang motherboard, serta dua buah port USB 2.0 yang biasa masih digunakan untuk mouse dan keyboard pada umumnya. Port USB 3.0 tersebut ditangani oleh ASMedia USB 3.0 controller.

Sedangkan chipset X99 menangani 4 port USB 3.0 tambahan via front panel. Hal yang unik adalah penempatan konektor untuk storage berbasiskan inferface M.2, di mana penempatan storage M.2 untuk motherboard ini terpasang vertikal. Namun pengguna tidak perlu khawatir. Dikarenakan ASUS menyertakan penopang untuk pemasangan storage M.2 tersebut. Lalu bagaimana misalkan pengguna motherboard ini berencana memasang dua buah SSD M.2?

ASUS memberikan solusi dengan menyertakan sebuah card ekspansi M.2 via PCIe. Layaknya seri Deluxe sebelumnya, ASUS menambahkan Wi-Fi built-in dengan detachable magnetic antenna yang unik yang sudah mendukung standar 802.11ac dan dual band dengan kecepatan hingga 1300 Mbps. Bluetooth 4.0 juga tersedia. Yang membedakan dari motherboard lainnya adalah ASUS menyertakan juga sebuah Fan Extension Card untuk memasang fan tambahan yang dapat dikontrol melalui BIOS maupun software AiSuite. Paket penjualan X99-Deluxe bukan yang terlengkap, namun cukup dapat diandalkan. Di antaranya slot M.2 tambahan (via PCIe), bracket untuk M.2 yang terpasang vertikal dan power hub untuk fan.

Sumber : https://net89.net/

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *