Kala menjadi volunter untuk sebuah acara salah satu teve di sebuah rumah sakit, Nasha Canadia (36) merasa apa yang dilakukannya tidak maksimal, “Saat itu suasana yang aku rasakan gloomy sekali. Anak yang sakit dan penunggunya, rata-rata orangtuanya, lebih banyak diam, padahal acara tersebut hangat dan seru,” papar Nasha yang juga seorang guru di sekolah swasta terkemuka di Jakarta Selatan.

Baca juga : Kursus Bahasa Jerman di Jakarta

Karena suasananya seperti itu, istri dari Reza Hariputra (36) ini, disela-sela acara mencoba mencari tahu penyebabnya. “Dari hasil investigasi sendiri yang aku lakukan dengan cara ngobrol ngobrol dengan beberapa orang di antara mereka, ternyata umumnya anak-anak yang sedang dalam masa perawatan lama di rumah sakit ingin sekali memiliki buku cerita, bacaan yang seru, dan di-dongengin.”

Setelah mengetahui kondisinya seperti itu, Nasha mempunyai ide untuk mengumpulkan buku buku layak baca. “Menurut saya, apabila anak-anak yang memperoleh perawatan lama itu hari-harinya bisa bahagia, ceria, dan merasa seru, tentu mereka akan memiliki semangat untuk dapat sembuh.” Karena, jelas Nasha, rasa senang adalah zat endorfi n yang bagus untuk tubuh dan bisa meningkatkan imunitas.

100 Buku

Sekarang, Nasha bersama rekan-rekannya di “Berbagi Dongeng Yuk” tengah sibuk memberikan awareness dan mengumpulkan donasi. “Kami menggunakan sosial media sebagai alat yang sangat mudah dijalankan dan murah meriah. Juga membagikan flyers, mengumpulkan donasi drop off books yang bisa dilakukan masyarakat.”

Menurut perempuan kelahiran Ottawa 7 Mei 1978 ini, tadinya buku yang terkumpul dan akan dibeli adalah yang hard cover karena tampilannya bagus, mudah dipegang, dan tidak mudah rusak. Akan tetapi, pada pelaksanaannya, semua buku cerita akhirnya ditampung juga. “Dengan adanya buku-buku dongeng itu diharapkan bisa membuat anak-anak yang dirawat lama dapat terhibur,” kata Nasha.

Begitu juga dengan orangtua atau yang menunggui anak selama dirawat, dapat memiliki referensi untuk menghibur dan membacakan dongen kepada anaknya. “Berbagi Dongeng Yuk” berharap, dalam waktu dekat ini tidak saja hanya mengumpulkan dan membagikan buku hasil dari donasi, tapi juga bisa membeli buku dan memberikan minimal 100 buku di satu rumah sakit, membangun perpustakaan kecil, serta menyelenggarakan acara kecil mendongeng satu bulan satu kali. “Rumah sakit Fatmawati menjadi rumah sakit proyek pertama kami,” ujar Nasha menutup pembicaraan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *