Mahkamah Konstitusi Menangkan Setya Novanto Bag2

Majelis menilai frasa permufakatan jahat dalam Undang-Undang Pidana Korupsi multitafsir dan tidak jelas. Gugatan Setya ini terkait dengan skandal ”Papa Minta Saham” pada November tahun lalu. Setya dilaporkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said ke Majelis Kehormatan Dewan. Sudirman menyerahkan bukti rekaman percakapan Setya, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, dan pengusaha Muhammad Riza Chalid. Karena kasus ini, Setya mundur sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat. Kejaksaan Agung sampai saat ini masih menyelidiki dugaan permufakatan jahat kasus itu. Setya mengaku puas terhadap putusan MK ini. ”Dalam kasus saya, penyadapan itu bukan barang bukti,” ujarnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *