Sertifikasi Jadi Garansi Bagian 2

Sebuah kantong dan kabel USB pun disertakan dalam paket pembelian. Desain keduanya cukup pas untuk dapat dibawa dengan mudah. Pasalnya, dimensi tidak terlampau besar. Sementara di sisi detil, tombol powernya disajikan pada salah satu sisi dan dapat dialihkan fungsi menjadi ON atau OFF untuk menghemat daya ketika baterai tidak digunakan. Terdapat tiga LED yang menunjukkan tiga tingkat daya (<30%, 30- 80%, dan >80%) serta terdapat juga LED lain yang mengindikasikan status daya. Power Bank Macaroon-C51 dibanderol Rp250.000, sementara P140 belum dirilis harganya.

Pihak PNY memberikan garansi kerusakan selama satu tahun dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Tak ingin yang abal-abal, pilihlah Power Bank yang memiliki sertif kasi dan sudah teruji. Spesif kasi PNY Macaroon-C51 Dimensi/berat : 86mm (L) x 53mm (W) x 19mm (H)/122g Baterai : Lithium-polymer, 3.7V, 5100mAh Warna : Peach & Mint green USB Input : DC 5V 1A USB Output : DC 5V Total 2.1A Max Waktu isi ulang : 6 – 8 jam (via 1A Adaptor) sertif kat : CE, FCC, RoHS Garansi : Satu tahun

Spesif kasi PNY Power-P140 Dimensi/berat : 107mm (L) x 73mm (W) x 24mm (H)/256 g Baterai : Lithium-ion, 3.7V, 10400mAh Warna : Black, White USB Input : DC 5V 1A USB Output : DC 5V Total 2.1A Max Waktu isi ulang : 14 – 16 jam (via 1A Adaptor) Sertif kat : CE, FCC Garansi : satu tahun

Wajah Baru Papua Bagian 2

Mereka mengabadikan toleransi beragama yang kental, interaksi keseharian pendatang dan pribumi, gelak tawa anak-anak, sampai tradisi adat yang menjiwai cara pandang orang Papua mengenai lingkungannya. Potret yang getir juga terekam: sebuah keluarga yang terancam digusur dari pulau tempat tinggal mereka bergenerasi-generasi, desa adat yang terkepung perkebunan sawit, sampai penambangan emas yang justru menyingkirkan penduduk setempat.

Semua berkecamuk dengan latar belakang ketegangan soal identitas nasional bernama Indonesia. Semoga foto-foto ini membuat Papua terasa lebih dekat. Perkampungan adat warga wambon tekamerop mbyan berbatasan dengan hamparan kebun sawit di kampung adat doeval, merauke. Penjual hasil bumi di pasar tradisional mumanja kowa, distrik mandobo, kabupaten boven digoel, papua.

Wajah Baru Papua

BAGI kebanyakan orang Indonesia, Papua mewakili beberapa hal yang sewarna: kon?ik dan keterbelakangan. Penampilan fsik orang Papua yang berbeda kerap menjadi sumber kecurigaan berbau rasisme. Bagi sebagian besar orang yang tidak tinggal di tanah Papua, berbagai persoalan di sana terasa tidak relevan. Papua seperti terlalu jauh; Singapura malah lebih dekat.

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menggandeng Tempountuk sebuah misi khusus: memetakan dan mendekatkan persoalan mendasar di Papua serta melihat sisi lain dari konflik menahun di ujung timur Nusantara itu. Lahirlah foto-foto ini. Sepanjang Oktober-November lalu, delapan fotograferTempoberkeliling ke sepuluh kabupaten di Provinsi Papua dan Papua Barat; dari Jayapura, Wamena, Biak, Fakfak, Sorong, Nabire, Yahukimo, Boven Digoel, Timika, hingga Merauke.

Brexit di Batu Nissannya

BERCERAMAH di DePauw University, di kota kecil Greencastle, Negara Bagian Indiana, Amerika Serikat, David Cameron memperoleh honor 120 ribu pound sterling per jam. Agenda di pengujung 2016 itu memang menunjukkan dia kini bisa mengantongi duit sebanyak gajinya sebagai perdana menteri selama setahun hanya dalam 60 menit. Tapi hal itu tak bakal menghapus kegagalan besar dalam karier politkus Partai Konservatf ini: Brexit.

Dengan kata lain, Cameron, yang mengundurkan diri setelah referendum pada 23 Juni lalu memastkan Inggris keluar dari Uni Eropa, kini boleh mengatakan apa saja. Semua itu tak bakal menghapus tulisan di batu nisannya, yang telah tercetak: ”Sejarah bakal mengenang David Cameron semata sebagai perdana menteri yang membuat kami keluar dari Uni Eropa. Saya kira tak bakal ada lagi yang lain,” kata Peter Mandelson, mantan Menteri Perdagangan Inggris dan Komisioner Eropa.

Mencoba Bersalin Alami Ala LOTUS

sat-jakarta.com – Seperti halnya pernikahan, persalinan adalah momen yang tiada duanya. Pada saat itu semua perasaan akan bercampur aduk; tegang, takut, sekaligus bahagia. Mungkin karena itulah, kebanyakan mama hamil (mamil) ingin melakukan persalinan yang nyaman dan tentu yang terbaik bagi si calon bayi juga bagi dirinya. Salah satu yang dipercaya dapat memberikan itu semua adalah persalinan lotus atau lotus birth. Cahyani Putri, MPsi, Psi (32), ibu dua anak, bercerita saat-saat ia mengenal persalinan lotus.

Baca juga : kursus IELTS terbaik di Jakarta

Pada waktu itu, Putri yang sedang me ngandung anak pertama mengikuti pelatihan hypnobirthing. Saat menyaksikan video proses persalinan di Bali, ia mengaku dihinggapi perasaan nyaman dan tenang, “Video itu menampilkan proses lotus birth. Itulah kali pertama saya tahu tentang cara bersalin tersebut karena di Indonesia masih jarang dilakukan.” Toh, perempuan yang bekerja sebagai HR Manager ini belum mempraktikkan lotus birth saat melahirkan anak pertamanya. Nah, pada saat si sulung berusia 2,5 tahun, Putri tak sengaja membaca testimoni para ibu yang telah mencoba lotus birth. “Seperti ada yang menuntun saya untuk membaca ini.

Saya kembali merasakan perasaan indah, nyaman, dan tenang. Setelah itu, saya pun memutuskan melakukan persalinan lotus pada anak kedua.” Putri bukannya tak menghadapi kendala karena tentu ia perlu meyakinkan suami yang masih “buta” akan lotus birth. Karena itulah, ia memandang pentingnya sharing edukasi pada sang pasangan. “Saya pun bergabung dengan Gentle Birth Untuk Semua (GBUS) di Facebook. Dari grup itu saya banyak mendapatkan artikel-artikel lotus birth yang berguna. Setelah di-print, saya berikan kepada suami supaya dia bisa ikut mempelajari.”

Sejak itu, mulailah ada diskusi-diskusi kecil antara dirinya dan suami. “Kami membahas mengenai risiko dan cara menghindari risiko-risiko tersebut. Kami pun membawa hasil diskusi untuk dikonfi rmasi kepada obgyn,” papar Putri. Namun dokter kandunganya pada waktu itu belum bisa memberikan ba nyak informasi mengenai lotus birth mengingat belum ada penelitian ilmiahnya. Meski begitu, Putri dan suami tetap berkeinginan melakukan persalinan lotus.

“Tapi suami memberikan syarat, yakni saya harus didampingi tenaga medis profesional dan berpe ngalaman di bidang tersebut, juga harus siap dengan plan B apabila persalinan tidak sesuai ha rapan.” Akhirnya dari 3 teman yang berbeda, Putri disaran kan meng hubungi Bidan Yuli yang sudah berpengalaman menangani persalinan lotus dan mengan tongi sertifi kat sebagai penolong persalinan water birth. “Setelah berhasil menghubungi beliau, saya mendapat lebih banyak lagi informasi perihal lotus birth.”

Tempe Masak Taoco untuk 6 porsi ala Catering Pernikahan Jakarta

Craftoflove.id – Tempe Masak Taoco untuk 6 porsi ala Catering Pernikahan Jakarta

Bahan: 400 gr tempe, potong kotak 1,5×1,5 cm, goreng 6 btr bawang merah, iris 3 siung bawang putih, iris 2 lbr daun salam 2 cm lengkuas, memarkan 1 btg serai, iris halus 2 bh cabai hijau besar, iris serong 3 sdm taoco manis 1 sdm kecap manis 1/2 sdm gula merah 150 ml air 2 sdm minyak, untuk menumis

Cara Membuat: 1. tumis bawang merah, bawang putih, daun salam, lengkuas, dan serai sampai harum. 2. tambahkan cabai hijau, dan taoco. aduk sampai layu. 3. Masukkan tempe. aduk rata. tambahkan kecap manis, dan gula merah. aduk rata. 4. tuang air. aduk sampai matang.

Dadar Telur Mi untuk 4 porsi by rebornmind.org

Bahan: 150 gr mi telur, rebus, tiriskan, potong-potong 5 btr telur, kocok lepas 2 btg daun bawang, iris halus 4 btr bawang merah, iris halus 2 siung bawang putih, haluskan 2 bh cabai rawit merah, iris halus 1 sdm saus tiram 1 sdt kecap ikan 1 sdm kecap asin 1/4 sdt merica bubuk 1/4 sdt gula pasir 100 ml minyak goreng, untuk memasak

Cara Membuat: 1. campur mi, telur, daun bawang, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, saus tiram, kecap ikan, kecap asin, merica bubuk, dan gula pasir sampai rata. 2. panaskan pan antilengket. tambahkan minyak. tuang adonan. panggang di atas api kecil hingga setengah matang. 3. balik. tutup. biarkan hingga matang.

Pecak ikan gurame untuk 4 porsi by revogayahidup.com

Bahan: 2 ekor ikan gurame, ukuran sedang, kerat kerat 1/2 sdt garam 1 sdm air jeruk nipis 1 btg serai, memarkan 2 cm lengkuas, memarkan 1 1/2 sdt garam 1 sdt gula merah 300 ml air 2 bh jeruk limau 500 ml minyak, untuk menggoreng 2 sdm minyak, untuk menumis

Bumbu (Tumbuk Kasar): 10 btr bawang merah, bakar 3 bh cabai merah besar, bakar 3 bh cabai merah keriting, bakar 3 bh cabai merah rawit, bakar 4 siung bawang putih, bakar 2 cm jahe, bakar 1 sdt terasi, bakar

Cara Membuat: 1. lumuri ikan dengan garam dan jeruk nipis. diamkan 10 menit. 2. Goreng ikan di dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai kering. 3. tumis bumbu halus, serai, dan lengkuas sampai harum. 4. bubuhi garam dan gula merah. aduk rata. tuang air. aduk sampai mendidih. 5. Siram di atas ikan. beri air jeruk limau.

Sup Makaroni Wortel Untuk 6 porsi ala Catering Sehat Jakarta

Stoica.id – Sup Makaroni Wortel Untuk 6 porsi ala Catering Sehat Jakarta

Bahan: 50 gr makaroni spiral, rebus 4 siung bawang putih, goreng sebentar, memarkan 2.000 kaldu ayam 2 cm jahe, memarkan 2 btg seledri, ikat 200 gr buncis 2 bh wortel, potong 1 cm 3 bh bakso ikan, potong-potong 3 1/2 sdt garam 1/4 sdt merica bubuk 1 sdt gula pasir 1/2 sdt pala bubuk 2 btg daun bawang, potong 1 cm 1 sdm bawang goreng

Cara Membuat: 1. Masukkan bawang putih dalam rebusan kaldu. Tambahkan jahe dan seledri. Masak sampai mendidih dan harum. 2. Masukkan buncis, merica bubuk, wortel, pala bubuk, gula pasir, bakso ikan, dan garam. Masak hingga matang. 3. Tambahkan daun bawang dan makaroni. Diamkan sebentar. Angkat. 4. Sajikan bersama taburan bawang goreng.

Labu Kuah Santan untuk 7 porsi

Bahan: 25 gr rebon, sangrai 2 lbr daun salam 1 btg serai, memarkan 2 cm lengkuas, memarkan 1.500 ml santan, dari 1 btr kelapa 400 gr labu siam, potong kotak 1 bh tomat merah, dipotong-potong 3 1/2 sdt garam 1 sdt gula pasir 25 gr daun melinjo 3 sdm minyak, untuk menumis

Bumbu Halus: 4 btr kemiri, sangrai 3 siung bawang putih 12 btr bawang merah 4 bh cabai merah besar 8 bh cabai rawit merah

Cara Membuat: 1. panaskan minyak. tumis bumbu halus, serai, lengkuas, dan daun salam hingga harum. 2. tuang santan, biarkan mendidih. tambahkan labu dan tomat. aduk sampai layu. 3. Masukkan garam dan gula. Masak sampai mendidih. tambahkan rebon dan daun melinjo. Masak sampai matang.

Tum Tahu Telur Asin untuk 9 bungkus

Bahan: 250 gr tahu, haluskan 3 btr telur asin, cincang kasar 2 btg daun bawang, iris halus 1 btr telur 1/2 sdt garam 1/4 sdt merica bubuk 2 bh cabai merah keriting, iris 50 ml santan, dari 1/4 btr kelapa 5 lbr daun salam 2 btg serai, iris-iris 2 sdm minyak, untuk menumis

Bumbu Halus: 2 btr kemiri, sangrai 6 btr bawang merah 3 siung bawang putih 1 sdt ketumbar

Cara Membuat: 1. panaskan minyak. tumis bumbu halus sampa harum. angkat. 2. campur tahu, telur asin, daun bawang, bumbu tumis, telur, garam, merica bubuk, dan cabai iris. aduk rata.tuang santan, aduk rata. 3. ambil dua lembar daun pisang. sendokkan adonan. tambahkan daun salam dan serai. bungkus tum. semat dengan lidi. 4. Kukus menggunakan api sedang, 30 menit hingga matang.

Makin Bersinar, Makin Istimewa Bagian 2

  • Sustainable Construction. Sustainable construction (pembangunan berkelanjutan) adalah salah satu kampanye yang terus digalakkan para arsitek dunia. Salah satu syarat untuk memenuhi sebuah pembangunan berkelanjutan adalah memberdayakan material sekitar yang ramah lingkungan. Nah, bambu menjadi salah satu bentuk pembangunan berkelanjutan yang memiliki sifat tumbuh lebih cepat, yakni hanya 3 – 5 tahun dan mudah ditanam kembali sehingga material ini mudah didapat. Dengan penggunaan bambu, otomatis kita dapat menghemat penggunaan kayu dan mengurangi penebangan hutan.

Menanam Kembali Salah satu hal yang kerap dilupakan orang ketika menggunakan material alam adalah lupa menanam kembali, padahal proses itulah yang terpenting. “Mengapa pohon di Indonesia cepat habis, karena ketika menebang mereka lupa menanamnya kembali,” ujar Mukoddas berang. Ya, pesan itulah yang ingin disampaikan Mukoddas ketika ingin mengaplikasikan material bambu.

Bambu mudah ditanam dan juga tidak memerlukan banyak perawatan, jadi tidak ada salahnya sehabis menggunakan, tanam kembali. Tidak hanya untuk bambu, material alam lainnya pun patut diperlakukan sama, menggunakan lalu menggantinya dengan yang baru. Dengan keberagaman dan kekayaan bambu yang kita miliki, tidak ada salahnya memanfaatkan material ini untuk berbagai keperluan. Toh, pengaplikasian dan perawatannya tidak rumit, kok.

Makin Bersinar, Makin Istimewa

Kalau ditawari kayu, arsitek luar negeri sana pasti akan beranggapan kayu kita illegal logging, makanya kalau ada permintaan material konstruksi, saat ini mereka lebih menyukai bambu. Samasama kuat dan lebih murah,” ujar Mukoddas Syuhada, arsitek yang mengembangkan konstruksi bambu, saat menanyakan seputar material bambu yang makin bersinar. Bambu dilihat sebagai material baru yang dapat menggantikan dari kegunaan kayu, baja, aluminium, keramik, lantai, bata, gipsum, dan material bangunan lainnya.

Baca juga : Harga genset Yanmar

Namun, persepsi masyarakat yang masih merendahkan derajat bambu sebagai material bangunan menjadi salah satu kendala yang harus dihadapi para arsitek. Mukoddas mengatakan bambu masih dipandang remeh dikalangan masyarakat. “Mereka bilangnya bambu itu material yang murahan, tidak modern, kampungan, dan bahkan mengecapnya sebagai simbol kemiskinan,” ujar Mukoddas miris.

Hal tersebut didasari pada penggunaan bambu sebagai material utama pada rumah-rumah tradisional dan rumah di kampungkampung. Padahal, material bambu yang telah mereka gunakan mempunyai beberapa kelebihan yaitu lebih kuat, murah, dan mudah didapat. Bahkan, keseluruhan bagian dari bambu bisa digunakan, dari bagian akar hingga pangkalnya, baik untuk makanan hingga struktur bangunan. Material ini lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan limbah.

Apa Istimewanya?

Layaknya kayu, material bambu pun tidak kalah unggul dalam hal performa. Berikut ini beberapa keistimewaan bambu yang membuatnya dilirik arsitek dunia. • Sekuat Baja, Selentur Karet. Jangan salah, bambu memiliki kekuatan layaknya sebuah baja. Pada beberapa jenis bambu, kekuatan daya tarik pada kulitnya mampu melampaui daya tarik baja. Ruas-ruasnya yang cukup lentur dapat dimanfaatkan sebagai kolom bangunan. Bambu juga dapat dimanfaatkan sebagai material bangunan yang ramah gempa, karena sifatnya yang lentur dan ringan. Material ini dapat dijadikan sebagai pengisi balok, kolom, pengisi atap, lantai, dan dinding.

  • Mencegah Polusi. Siapa sangka bambu dapat menghasilkan oksigen (O2) lebih banyak dan lebih baik dari tanaman lainnya. Produksi biomassa bambu yang lebih banyak ketimbang pohon lainnya membuat bambu dapat menghasilkan oksigen lebih banyak pula. Tidak heran, Mukoddas menyarankan tanaman bambu ini diaplikasikan sebagai pagar hunian atau sebagai aksesori pengisi taman.
  • Fleksibel untuk Ditanam. Bambu bukanlah tanaman yang manja, ia dapat hidup di mana saja. Bahkan, Mukoddas menuturkan bambu dapat tumbuh dengan cepat. Hanya dengan 1 bibit, beberapa ruas bambu dapat tumbuh di sekitarnya. Pertumbuhan bambu juga lebih fl eksibel dibanding kayu, dapat dipanen dalam umur tumbuh 3-5 tahun, dapat ditanam dimana saja, bisa menghindari dan menahan erosi karena sifatnya yang dapat menahan air. Ketika menginginkan bambu sebagai material bangunan, sebaiknya tanam bambu di daerah kering karena akan menghasilkan bambu yang lebih kuat.

 

Tingkatkan Kualitas Beras dengan Teknologi

Guru Besar Ilmu Perilaku Kon su men, Departemen Ilmu Ke luar ga dan Konsumen, Fakul tas Ekologi Manusia (FEM) IPB, Ujang Sumarwan, mengungkapkan ada nya pergeseran pandangan mengenai beras yang sebelumnya hanya se ba gai komoditas. “Beras itu sudah menjadi branded consumer product. Merek itu kan merefleksikan kualitas dan konsistensi pada kualitas itu sen diri,” tuturnya saat menjadi pembicara pada seminar nasional “Perilaku Kon sumen Beras” di Jakarta (31/5).

Ujang melanjutkan, di Indonesia ting katan mutu beras ditetapkan da lam instruksi presiden dan Standar Nasional Indonesia (SNI) seperti terlihat pada Tabel Kualitas Beras. Sela ras dengan tabel tersebut, secara sing kat Harianto, Akademisi Agribisnis FEM IPB me nyimpulkan, semakin se dikit beras yang patah dan berkapur, ma ka harga jualnya akan semakin tinggi. Tahapan Produksi Suwardy Widjaja, Direktur PT Trimi tra Sukses Bersama di Jakarta, menga takan, ada sejumlah hal yang harus di perhatikan mengenai penanaman padi agar hasilnya memenuhi standar nasio nal atau bahkan internasional.

“Hal-hal yang harus diperhatikan se19belum tanam adalah kualitas benih, kondisi tanah, pengairan atau irigasi, pupuk, dan pestisida. Semua hal yang kita maksud ini sudah harus menggunakan mekanisasi karena tanpa me kanisasi tidak akan didapat hasil yang maksimal,” ujar importir dan distributor alsintan di Jakarta itu. Hal pertama, lanjut dia, adalah benih. Benih yang diambil dari indukan padi terlebih dahulu dibersihkan menggunakan blower supaya kotoran tidak terbawa. Kemudian dikeringkan dengan dryer, bukan menggunakan matahari.

“Dryer itu bisa mengatur suhu karena suhu pengeringan benih harus di ba wah 40oC supaya tunas tidak mati,” jelasnya. Setelah didapat benih yang bersih, kemudian dipisahkan ukuran butiran yang kecil dan yang besar mengguna kan grader. Proses pembersihan dua kali ini dengan tujuan untuk meminimalkan kotoran yang dapat menghambat pertumbuhan benih. Benih terpilih selanjutnya dilapisi seperti vitamin yang bertujuan untuk imunisasi. Sementara itu dari sisi pe rawatan tanaman, Dudy Kris tyanto, Marketing Manager PT Bina Guna Ki mia, menganjurkan aplikasi paket produk untuk mening katkan kualitas padi.

“Yang pertama dengan plant energi zer yang berbahan aktif se nya wa aromatik N tur unan Ni trobenzen 20%, kemudian pestisida yang berbahan aktif heksakonazol, dan hormon GA3,” papar Dudy.

Plant energizer tersebut diaplikasikan seminggu se be lum pencabutan bibit dari persemaian untuk mengurangi efek stres pada akar. De ngan dosis 2 ml/L, produk ini akan mendorong pertumbuhan hormon auksin yang berperan pada pertumbuhan akar. Waktu aplikasi nya saat umur 15 hari setelah tanam (HST) dan 25 HST. Pengaplikasian produk ini dapat menghasilkan gabah yang utuh, ber kilap, dan menjadi beras kepala. Teknologi Pascapanen Berdasarkan penelitian Perhepi, faktor yang diperhatikan konsumen saat membeli beras adalah bentuk beras, warna, rasa, dan merek.

Untuk mengelompokkan beras mencakup bentuk dan warnanya tentu sudah harus memanfaatkan alsintan. Suwardy menjelaskan, kualitas beras juga ditentukan oleh teknologi panen dan pascapanen padi. “Peralatan tepat guna panen dan pascapanen dimulai dari alat pemotong padi (reaper), mini combine harvester, combine harvester besar, sampai mesin proses beras” ujarnya.

Combine harvester berfungsi untuk memanen, merontokkan gabah dari malai, dan mengepak dengan sistem tampung menggunakan karung. Pria yang akrab disapa Ady ini menambahkan, kunci utama setelah panen adalah pengeringan gabah secara merata sehingga meminimalkan kerusak an atau beras patah ketika proses peng gilingan menjadi beras. Pemisahan ukuran beras dapat dila ku kan dengan grader.

”Sebenarnya tidak beda jauh dengan yang grader un tuk benih, hanya bedanya kalau untuk benih ada infrared-nya sedangkan untuk padi konsumsi tidak menggunakan infrared,” jelas Suwardy. WN Soebardjo, Marketing Manager Grain Processing Division PT Rutan di Surabaya, membeberkan, saat ini sudah ada mesin yang berfungsi sebagai color sorter atau pemisah warna beras.

Teknologi yang digunakan sudah canggih karena mesin pemisah warna beras yang sebelumnya menggunakan kamera hitam putih (mono krom) kini dengan kamera berwarna. “Mesin alsintan pemisah warna beras yang kami jual sudah ada yang mengaplikasikan full color camera sejak tahun 2015,” ulasnya berpromosi. Teknologi pemisah warna beras ini, lanjut Bardjo, mampu memilah warna beras yang semu ku ning.

Warna beras semu kuning meng indikasikan perbedaan kandungan air. “Apabila ditemukan satu-dua biji beras semu kuning, nanti bisa mengkontaminasi be ras lainnya sehingga sekumpul an beras semu kuning ini akan ber tambah. Makanya sejak awal pe ngeringan harus merata,” sarannya.