Presiden Bashar al-Assad tidak berkomentar?

Tidak. Tapi kami mendapat banyak liputan terkait dengan kunjungan tersebut. Menurut Anda, popularitas Presiden Assad masih tinggi? Ya, dia masih berkuasa. Tujuan Arab Spring kan demokratisasi dan keterbukaan, tapi disusul dengan keinginan menjatuhkan pemerintah, seperti di Tunisia, Mesir, dan Libya. Ini sudah masuk tahun keenam. Masyarakat Indonesia banyak mendapat berita tentang warga sipil yang jadi korban pasukan Assad, termasuk dari media arus utama, antara lain soal nasib bocah perempuan tujuh tahun, Bana Alabed, dan keluarganya.

Apa Anda mendapat gambaran yang sama? Dalam perang, di mana saja, pasti ada korban, baik pihak pemerintah maupun oposisi. Saya tidak ingin membela satu pihak, tapi perang ya begitu. Berita-berita itu perlu kita sikapi secara dewasa. Sama seperti kampanye kepala daerah dan parlemen. Tiap pihak berupaya saling menjatuhkan. Saya yakin orang-orang Indonesia semakin dewasa. Sebaliknya, warga Suriah membaca dan mendengar demonstrasi besar di Jakarta, Desember lalu. Mereka kagum karena unjuk rasa berlangsung damai.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *