Pudar Wangi Pierre Cardin Bag4

Pada awal Maret 2015, Pierre Cardin menggugat Alexander di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Dalam gugatannya, Pierre Cardin menggunakan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Merek. Ludiyanto menuding Alexander sengaja mendompleng ketenaran Pierre Cardin untuk mencari untung. ”Ada iktikad tidak baik tergugat yang mencari untung dengan mencatut nama klien kami,” kata Ludiyanto. Faktor ”terkenal” menjadi argumen utama gugatan Pierre Cardin.

Perusahaan mode yang berdiri pada 1950 di Paris itu sudah mendapat hak paten dari sekitar 50 negara. Di Indonesia, Pierre Cardin juga sudah memegang hak paten untuk 14 jenis barang, seperti baju, ikat pinggang, dan dompet. Di persidangan, kubu Alexander membela diri bahwa mereka tak menyalahi prosedur ketika menjual barang dengan merek ”Pierre Cardin”.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *